Showing posts with label Ayat. Show all posts
Showing posts with label Ayat. Show all posts

Friday, January 4, 2019

Basmalah

0 Comments

Basmalah



Assalamu Alaikum

Kali ini saya akan membahas makna Basmallah secara ringan. Berikut bacaan Basmallah dan tarjamah secara umum

Bismillahi rahmani rahiim
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Bacaan basmallah berasal dari ayat ke 1 dari surat ke 1 (surat al Fatihah) didalam al Qur'an. Semuanya indikator menunjukkan nomor satu, awal dari segala sesuatunya. Itu bukan tanpa alasan. Hal tersebut mengindikasikan hebatnya kandungan dari ayat tersebut. Kita sebagai umat Islam, pasti pernah membacanya. Entah pada saat kita shalat atau pada saat hendak melakukan sesuatu. Tetapi pernahkan kita bertanya, dimana hebatnya, kenapa harus dibaca setiap saat, dan lebih dalam lagi, apa sih untungnya buat kita?

Perkenalan Allah kepada Kita

Anda Baru pertama kali membuka al Qur’an?,

Maka ayat inilah yang pertama anda temui,


Ayat ini adalah salam perkenalan dari tuhan kita yang bernama "Allah". dari sini kenalilah siapa tuhan kita yang sebenarnya. Inilah nikmatnya jadi umat Nabi Muhammad SAW. Bayangkan saja karena sayangnya kepada kita sampai Allah memperkenalkan dirinya agar kita tak salah dalam mengenal tuhan kita. 

Pintu Masuk ke Asmaul Husna

Bacaan Basmallah adalah sebagai pintu masuk untuk mempelajari Asmaul Husna dalam rangka mengenal sifat Allah lebih jauh. Sebelum kita mempelajari sifat-sifat Allah yang lainnya melalui nama-namaNya yang indah, wajib bagi kita untuk mengenal sifat Allah yang paling utama, yaitu pengasih dan Penyayang.



Allah ingin kita mengenalNya sebagai pengasih dan penyayang. Ini penting sekali, sebab Allah itu tergantung persangkaan hambanya. Kalau kita salah mengenal Allah dan berprasangka bahwa Allah itu jahat, maka jahatlah kehidupan kita. Tetapi kalau kita selalu berprasangka baik, bahwa Allah itu Pengasih dan Penyayang, maka percayalah hidup kita akan penuh dengan kasih sayang. Keyakinan terhadap ke dua sifat Allah inilah yang akan menentukan bagaimana perjalan hidup dan nasib kita kelak di akhirat.


Aku menuruti prasangka hamba terhadapKu, 
jika Ia berprasangka baik terhadapKu, 
maka baginya kebaikan, 
maka jangan berprasangka terhadap Allah 

kecuali kebaikan

Sesungguhnya berprasangka baik pada Allah adalah termasuk sebaik-baiknya ibadah 
(HR. Abu Daud)

Aku menuruti prasangka hambaku terhadapKu, 
maka silahkan untuk berprasangka sesuai apa yang dikehendaki. 
(Ad-Darimi)

Janganlah salah satu diantara kalian mati, 
kecuali 
berprasangka baik terhadap Allah. 


Mandatori Kekuasaan

Bacaan Basmallah adalah sebagai “Stempel Mandatori dari Allah”, karena kita sebagai Khalifah (wakil Allah dimuka bumi). Mandatori tersebut bisa kita pergunakan kepada makhluq Allah lainnya, dalam berbuat sesuatu. Kenapa Basmallah harus diawalkan dalam setiap perbuatan? 

Perlindungan Allah

Ucapan Basmalah adalah sebagai Asuransi Perlindungan kita. Dengan mengucap basmallah, kita telah memposisikan diri kita masuk kedalam ruang pelaksanaan dari Allah. Dengan masuk kedalam ruangan tersebut kita diharapkan untuk patuh terhadap aturan-aturan Allah dan Rasul-Nya. Aturan tersebut sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri dan bonusnya adalah dengan membaca Basmallah, apapun yang terjadi dengan kita akan menjadi tanggung jawab Allah langsung. Dimanakah bonus tersebut?

Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri akan timbul dari ketenangan pikiran. Hati akan tenang jika kita mengingat Allah. Dengan ketenangan diri kita akan sanggup menghadapi rumitnya kehidupan ini. Dan ingat Allah selalu dibelakang kita. Asal tidak dipergunakan untuk hal negatif (maksiat dan kesombongan) asuransi tersebut akan terus berlaku.

Pembebas Qishas

Bacaan  Basmallah adalah sebagai Asuransi Pelindung kita terhadap tuntutan makhluq Allah lainnya pada waktu Qishas nanti di akhirat. Saya punya sebuah ilustrasi.

Bayangkan saja kita beraktifitas untuk suatu keperluan. Pada saat tersebut tanpadisadari kita menginjak semut atau makhluq kecil lainnya. Pada waktu qishas di akhirat nanti, semut tersebut akan menuntut balas kita dihadapan Allah:

“Ya Allah aku hendak menuntut si Fulan karena telah menginjak aku sampai mati”
Allah lalu bertanya kepada kita, “Apa pembelaanmu?
Kita tidak bisa menjawab, karena begitulah kenyataannya.

Maka semut tersebut akan dibuat besar oleh Allah dan semut tersebut kan akan ganti menginjak kita sampai lumat. Tidak bisa dibayangkaan sakit dan ngerinya. 

Kejadian diatas bisa dihindari dengan membaca Basmallah. Dengan Basmallah kita akan bisa membela diri dihadapan Allah dengan menjawab,

“Benar yaa Allah, aku telah menginjaknya, tetapi sebelumnya aku telah minta ijin kepadamu dengan mengucap Bismillah (atas Nama Allah)”,.
Allah balik bertanya kepada Semut:
“dia telah minta ijinKu, apakah engkau keberatan?”
Karena takut terhadap Allah, semut tersebut akan mundur tidak jadi menuntut.  

Ilustrasi diatas kelihatan lucu dan seperti cerita anak-anak, tapi percayalah hal itu pasti terjadi. Kondisi sebenarnya jauh lebih mengerikan dan menegangkan. al Qur’an menggambarkannya: orang tua sampai lupa kepada anaknya, seorang Ibu sampai lupa kepada kandungannya dan seorang anak bisa langsung beruban karena begitu takutnya.

Itulah salah satu sebab mengapa menyembelih hewan tanpa mengucap Basmallah kita diharamkan untuk memakannya. Bahkan jika hewan tersebutpun telah disembelih dengan nama Allah, kita masih wajib membaca Basmallah pada saat memakanya. Hal itu untuk melindungi kita dari rentetan tuntutan dari hewan yang tersembelih. Hewan tersembelih tersebut akan mencari pembalasan kepada orang yang memakan dagingnya. 

Itu perkara besar, sekarang bagaimana dengan serangga-serangga kecil yang kita tabrak pada waktu malam hari karena nyala lampu kita dan kita terlupa ucapkan basmallah pada waktu mengendarainya?

Masih banyak manfaat bacaan Basmallah untuk kita. Pelajaran yang bisa kita petik adalah setiap aturan Allah dan Rasulnya bukanlah untuk membebani tetapi seluruhnya untuk kebaikan diri kita sendiri dan itu adalah nikmat yang harus kita syukuri. Allah tidak berkepentingan terhadap kita, tetapi kitalah yang berkepentingan terhadap Allah.

Aturan Allah akan menjadi beban jika kita masih berprasangka buruk terhadap Allah.

Wabillahi Taufiq wal Hidayah
Wassalamu Alaikum wr wb

al Iklash ayat 1

0 Comments

al Iklash ayat 1

Assalamu alaikum 

Saya telah mendengar kisah seorang kawan, atas apa jua sebab, oleh gurunya ia diberi amalan, iaitu membaca surat al-Ikhlash seratus kali sehari. Untuk meningkatkan semangatnya, gurunya juga berkata, "Jika seseorang membaca Surat al Ikhlash seratus kali sehari, dan dia meninggal pada hari itu, jaminannya adalah syurga." Saya sangat pensive.

Kemudian saya bertanya kepadanya "Adakah anda telah melakukannya? Dia menjawab "ya, hanya ...?" Dia berhenti sejenak, "Apa yang ...?" Saya menjawab. 'sTerutamanya seratus kali. Saya hanya ingin tahu di mana logik itu, tetapi saya tidak tahu siapa yang boleh bertanya. "" Mengapa bukan hanya kepada guru anda? "Dia segera menjawab" takut bro ... "Kami ketawa bersama. Selebihnya yang kita bahas membincangkan Surah Al Ikhlas.
قل هو الله أحد
الله الصمد
لم يلد ولم يولد
ولم يكن له كفوا أحد
Katakanlah: "Dia adalah Allah, Yang Maha Kuasa,
Tuhan adalah Tuhan yang bergantung kepada segala-galanya.
Dia tidak mempunyai anak dan tidak dilahirkan,
Dan tidak seorang pun sama dengan Dia. "

Dalam ibadah, kita akan lebih selesa jika kita mengetahui punca sesuatu. Otak boleh bekerja dengan hati kita. Supaya ia dapat menghasilkan keyakinan yang lengkap. Diinul Islam adalah sains. Jadi semua mereka mesti mempunyai pengetahuan. Setiap pesanan mempunyai asasnya, setiap perkhidmatan mempunyai hasratnya, penyembahan tanpa pengetahuan akan sia-sia. Oleh itu, kita harus berusaha mencari pengetahuan dari apa yang kita lakukan.Sesungguhnya, kita juga harus sedar tentang batasan pengetahuan kita. Tetapi jika kita tidak mencarinya, selamanya kita tetap bodoh. Jika kita cuba dan meminta Tuhan, sedikit atau banyak, kita pasti akan mendapat jawapannya. Tetapi adakah kita pernah mencarinya dan pernah bertanya kepada Tuhan? Itulah masalah lain

Surat Al Ikhlash adalah huruf pendek tetapi ganjarannya luar biasa. Dalam aqeedah, surat itu mengandungi murni mengenai tauhid, asas kesetiaan kita kepada Allah. Pengakuan Tuhan Yang Maha Esa. Banyak hadis yang menyokong.

Pada kesempatan ini, kita menumpukan pada membincangkan ayat nombor satu dari Surat al Ikhlash, iaitu:


قل هو الله أحد
Katakanlah: "Dia adalah Allah, Yang Maha Kuasa.


Qul = katakan,
Huwa = dia subjek adalah Tuhan,
Ahad = satu, pertama, pertama.

Sekarang bagaimana jika kita juga menafsirkan ayat seperti berikut:

Katakanlah, dia, Allah terlebih dahulu

"Qul" diterjemahkan " katakan ", perkataan ini terdiri dari huruf Q (qaf)   vokal U (dhamah u) dan huruf L (lam) dimatikan (mengandungi keluasan sukun)

·       Makna asas huruf Qof adalah "refleksi" antara maknanya:
·        Pemikiran, refleksi, kepercayaan
·        Refleksi, cermin, introspeksi
·        Refleksi (untuk gelombang cahaya) bermaksud Penggambaran
·        Refleksi (untuk gelombang bunyi) Kata - kata suara
·       Maksud asas huruf Lam adalah "Hadir" antara maknanya:
·        Tawaran
·        Dialamatkan kepada
·        Sesuatu yang bernilai

Bertujuan dengan pemikiran yang berharga. Pemikiran boleh dinyatakan melalui gelombang bunyi dalam bentuk " kata ". Oleh kerana berkat "u" maka pemikiran " telah " melalui proses pemikiran dan refleksi, bukan asbun (asal bunyi). Dalam surat Lam, kerana ia mendapat pengaruh biji sukun, maka arah arah itu beralih kepada pembicara.

Dari sini kita dapat menafsirkan, Katakanlah (kepada diri anda) sesuatu yang bernilai dan telah melalui proses pemikiran yang matang, dialamatkan kepada "Dia" Tuhan yang pertama. Bingung ...?
Bagaimana jika lebih ringkas seperti ini:

Katakanlah (semuanya)   kali pertama kepada Tuhan

Kemudian sekarang, kita memikirkan diri kita sendiri, adakah kita semua telah memberitahu semuanya terlebih dahulu kepada Tuhan? Atau bahkan kepada Facebook, Twitter atau lain-lain?

Kembali kepada masalah kawan saya tadi. Maksud membaca surat al Ikhlash, selain membaca surat (dan mendapat pahala), niat lain adalah mengingatkan diri kita untuk mengingat Allah (zikrullah). Dengan membaca seratus kali, itu bermakna kita berkomunikasi ( mengemas kini ) kepada Allah sekurang-kurangnya seratus kali sehari, melaporkan dan menyerahkan semua urusan kita kepada-Nya. Dengan sentiasa mengemaskini kepada Allah, selain bersenang-senang, secara tidak langsung, kita sentiasa menjaga hubungan kita ( barisan ) kepada Allah sentiasa terbuka. Dengan jalan yang selalu terbuka kepada Tuhan, jika ada yang berlaku kepada kita, ia akan menjadi perniagaan Allah. Dan Insya Allah, surga adalah balasannya.

Tuhan cemburu, dan Allah akan cemburu jika kita menghitung Dia. Dengan cemburu, ia membuatkan kita melarikan diri dari perlindungan Allah.

Sekiranya kita menghitung Allah dalam apa jua cara, ia akan menjadikan Tuhan bahagia (bahagia) kepada kita. Tuhan akan sentiasa melindungi diri kita sendiri.Sentiasa jaga komunikasi itu, salah satu makna makna kata kusyu ' .

Segera log masuk ke Tuhan, jika anda tidak memilikinya, segera log masuk, dan sekali log masuk, terus log masuk, jangan log keluar. Percuma selama-lamanya.Salura adalah bebas tol. Banyak kemas kini, semakin besar titik. Banyak hadiah yang menunggu pada masa ini, semuanya akan terlepas. Hadiah Pintu ... kemudian pada akhirnya. Whew ... cool bro ...   Kemaskini seberapa banyak yang mungkin, selepas itu kemas kini yang lain. Al Ikhlash ayat dua, tiga dan empat, kita akan membincangkan pada masa-masa lain. Insyaallah


Wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalamu Alaikum Wr Wb

 
back to top