Showing posts with label surah. Show all posts
Showing posts with label surah. Show all posts

Friday, January 4, 2019

Basmalah

0 Comments

Basmalah



Assalamu Alaikum

Kali ini saya akan membahas makna Basmallah secara ringan. Berikut bacaan Basmallah dan tarjamah secara umum

Bismillahi rahmani rahiim
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Bacaan basmallah berasal dari ayat ke 1 dari surat ke 1 (surat al Fatihah) didalam al Qur'an. Semuanya indikator menunjukkan nomor satu, awal dari segala sesuatunya. Itu bukan tanpa alasan. Hal tersebut mengindikasikan hebatnya kandungan dari ayat tersebut. Kita sebagai umat Islam, pasti pernah membacanya. Entah pada saat kita shalat atau pada saat hendak melakukan sesuatu. Tetapi pernahkan kita bertanya, dimana hebatnya, kenapa harus dibaca setiap saat, dan lebih dalam lagi, apa sih untungnya buat kita?

Perkenalan Allah kepada Kita

Anda Baru pertama kali membuka al Qur’an?,

Maka ayat inilah yang pertama anda temui,


Ayat ini adalah salam perkenalan dari tuhan kita yang bernama "Allah". dari sini kenalilah siapa tuhan kita yang sebenarnya. Inilah nikmatnya jadi umat Nabi Muhammad SAW. Bayangkan saja karena sayangnya kepada kita sampai Allah memperkenalkan dirinya agar kita tak salah dalam mengenal tuhan kita. 

Pintu Masuk ke Asmaul Husna

Bacaan Basmallah adalah sebagai pintu masuk untuk mempelajari Asmaul Husna dalam rangka mengenal sifat Allah lebih jauh. Sebelum kita mempelajari sifat-sifat Allah yang lainnya melalui nama-namaNya yang indah, wajib bagi kita untuk mengenal sifat Allah yang paling utama, yaitu pengasih dan Penyayang.



Allah ingin kita mengenalNya sebagai pengasih dan penyayang. Ini penting sekali, sebab Allah itu tergantung persangkaan hambanya. Kalau kita salah mengenal Allah dan berprasangka bahwa Allah itu jahat, maka jahatlah kehidupan kita. Tetapi kalau kita selalu berprasangka baik, bahwa Allah itu Pengasih dan Penyayang, maka percayalah hidup kita akan penuh dengan kasih sayang. Keyakinan terhadap ke dua sifat Allah inilah yang akan menentukan bagaimana perjalan hidup dan nasib kita kelak di akhirat.


Aku menuruti prasangka hamba terhadapKu, 
jika Ia berprasangka baik terhadapKu, 
maka baginya kebaikan, 
maka jangan berprasangka terhadap Allah 

kecuali kebaikan

Sesungguhnya berprasangka baik pada Allah adalah termasuk sebaik-baiknya ibadah 
(HR. Abu Daud)

Aku menuruti prasangka hambaku terhadapKu, 
maka silahkan untuk berprasangka sesuai apa yang dikehendaki. 
(Ad-Darimi)

Janganlah salah satu diantara kalian mati, 
kecuali 
berprasangka baik terhadap Allah. 


Mandatori Kekuasaan

Bacaan Basmallah adalah sebagai “Stempel Mandatori dari Allah”, karena kita sebagai Khalifah (wakil Allah dimuka bumi). Mandatori tersebut bisa kita pergunakan kepada makhluq Allah lainnya, dalam berbuat sesuatu. Kenapa Basmallah harus diawalkan dalam setiap perbuatan? 

Perlindungan Allah

Ucapan Basmalah adalah sebagai Asuransi Perlindungan kita. Dengan mengucap basmallah, kita telah memposisikan diri kita masuk kedalam ruang pelaksanaan dari Allah. Dengan masuk kedalam ruangan tersebut kita diharapkan untuk patuh terhadap aturan-aturan Allah dan Rasul-Nya. Aturan tersebut sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri dan bonusnya adalah dengan membaca Basmallah, apapun yang terjadi dengan kita akan menjadi tanggung jawab Allah langsung. Dimanakah bonus tersebut?

Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri akan timbul dari ketenangan pikiran. Hati akan tenang jika kita mengingat Allah. Dengan ketenangan diri kita akan sanggup menghadapi rumitnya kehidupan ini. Dan ingat Allah selalu dibelakang kita. Asal tidak dipergunakan untuk hal negatif (maksiat dan kesombongan) asuransi tersebut akan terus berlaku.

Pembebas Qishas

Bacaan  Basmallah adalah sebagai Asuransi Pelindung kita terhadap tuntutan makhluq Allah lainnya pada waktu Qishas nanti di akhirat. Saya punya sebuah ilustrasi.

Bayangkan saja kita beraktifitas untuk suatu keperluan. Pada saat tersebut tanpadisadari kita menginjak semut atau makhluq kecil lainnya. Pada waktu qishas di akhirat nanti, semut tersebut akan menuntut balas kita dihadapan Allah:

“Ya Allah aku hendak menuntut si Fulan karena telah menginjak aku sampai mati”
Allah lalu bertanya kepada kita, “Apa pembelaanmu?
Kita tidak bisa menjawab, karena begitulah kenyataannya.

Maka semut tersebut akan dibuat besar oleh Allah dan semut tersebut kan akan ganti menginjak kita sampai lumat. Tidak bisa dibayangkaan sakit dan ngerinya. 

Kejadian diatas bisa dihindari dengan membaca Basmallah. Dengan Basmallah kita akan bisa membela diri dihadapan Allah dengan menjawab,

“Benar yaa Allah, aku telah menginjaknya, tetapi sebelumnya aku telah minta ijin kepadamu dengan mengucap Bismillah (atas Nama Allah)”,.
Allah balik bertanya kepada Semut:
“dia telah minta ijinKu, apakah engkau keberatan?”
Karena takut terhadap Allah, semut tersebut akan mundur tidak jadi menuntut.  

Ilustrasi diatas kelihatan lucu dan seperti cerita anak-anak, tapi percayalah hal itu pasti terjadi. Kondisi sebenarnya jauh lebih mengerikan dan menegangkan. al Qur’an menggambarkannya: orang tua sampai lupa kepada anaknya, seorang Ibu sampai lupa kepada kandungannya dan seorang anak bisa langsung beruban karena begitu takutnya.

Itulah salah satu sebab mengapa menyembelih hewan tanpa mengucap Basmallah kita diharamkan untuk memakannya. Bahkan jika hewan tersebutpun telah disembelih dengan nama Allah, kita masih wajib membaca Basmallah pada saat memakanya. Hal itu untuk melindungi kita dari rentetan tuntutan dari hewan yang tersembelih. Hewan tersembelih tersebut akan mencari pembalasan kepada orang yang memakan dagingnya. 

Itu perkara besar, sekarang bagaimana dengan serangga-serangga kecil yang kita tabrak pada waktu malam hari karena nyala lampu kita dan kita terlupa ucapkan basmallah pada waktu mengendarainya?

Masih banyak manfaat bacaan Basmallah untuk kita. Pelajaran yang bisa kita petik adalah setiap aturan Allah dan Rasulnya bukanlah untuk membebani tetapi seluruhnya untuk kebaikan diri kita sendiri dan itu adalah nikmat yang harus kita syukuri. Allah tidak berkepentingan terhadap kita, tetapi kitalah yang berkepentingan terhadap Allah.

Aturan Allah akan menjadi beban jika kita masih berprasangka buruk terhadap Allah.

Wabillahi Taufiq wal Hidayah
Wassalamu Alaikum wr wb

al Iklash ayat 1

0 Comments

al Iklash ayat 1

Assalamu alaikum 

Saya telah mendengar kisah seorang kawan, atas apa jua sebab, oleh gurunya ia diberi amalan, iaitu membaca surat al-Ikhlash seratus kali sehari. Untuk meningkatkan semangatnya, gurunya juga berkata, "Jika seseorang membaca Surat al Ikhlash seratus kali sehari, dan dia meninggal pada hari itu, jaminannya adalah syurga." Saya sangat pensive.

Kemudian saya bertanya kepadanya "Adakah anda telah melakukannya? Dia menjawab "ya, hanya ...?" Dia berhenti sejenak, "Apa yang ...?" Saya menjawab. 'sTerutamanya seratus kali. Saya hanya ingin tahu di mana logik itu, tetapi saya tidak tahu siapa yang boleh bertanya. "" Mengapa bukan hanya kepada guru anda? "Dia segera menjawab" takut bro ... "Kami ketawa bersama. Selebihnya yang kita bahas membincangkan Surah Al Ikhlas.
قل هو الله أحد
الله الصمد
لم يلد ولم يولد
ولم يكن له كفوا أحد
Katakanlah: "Dia adalah Allah, Yang Maha Kuasa,
Tuhan adalah Tuhan yang bergantung kepada segala-galanya.
Dia tidak mempunyai anak dan tidak dilahirkan,
Dan tidak seorang pun sama dengan Dia. "

Dalam ibadah, kita akan lebih selesa jika kita mengetahui punca sesuatu. Otak boleh bekerja dengan hati kita. Supaya ia dapat menghasilkan keyakinan yang lengkap. Diinul Islam adalah sains. Jadi semua mereka mesti mempunyai pengetahuan. Setiap pesanan mempunyai asasnya, setiap perkhidmatan mempunyai hasratnya, penyembahan tanpa pengetahuan akan sia-sia. Oleh itu, kita harus berusaha mencari pengetahuan dari apa yang kita lakukan.Sesungguhnya, kita juga harus sedar tentang batasan pengetahuan kita. Tetapi jika kita tidak mencarinya, selamanya kita tetap bodoh. Jika kita cuba dan meminta Tuhan, sedikit atau banyak, kita pasti akan mendapat jawapannya. Tetapi adakah kita pernah mencarinya dan pernah bertanya kepada Tuhan? Itulah masalah lain

Surat Al Ikhlash adalah huruf pendek tetapi ganjarannya luar biasa. Dalam aqeedah, surat itu mengandungi murni mengenai tauhid, asas kesetiaan kita kepada Allah. Pengakuan Tuhan Yang Maha Esa. Banyak hadis yang menyokong.

Pada kesempatan ini, kita menumpukan pada membincangkan ayat nombor satu dari Surat al Ikhlash, iaitu:


قل هو الله أحد
Katakanlah: "Dia adalah Allah, Yang Maha Kuasa.


Qul = katakan,
Huwa = dia subjek adalah Tuhan,
Ahad = satu, pertama, pertama.

Sekarang bagaimana jika kita juga menafsirkan ayat seperti berikut:

Katakanlah, dia, Allah terlebih dahulu

"Qul" diterjemahkan " katakan ", perkataan ini terdiri dari huruf Q (qaf)   vokal U (dhamah u) dan huruf L (lam) dimatikan (mengandungi keluasan sukun)

·       Makna asas huruf Qof adalah "refleksi" antara maknanya:
·        Pemikiran, refleksi, kepercayaan
·        Refleksi, cermin, introspeksi
·        Refleksi (untuk gelombang cahaya) bermaksud Penggambaran
·        Refleksi (untuk gelombang bunyi) Kata - kata suara
·       Maksud asas huruf Lam adalah "Hadir" antara maknanya:
·        Tawaran
·        Dialamatkan kepada
·        Sesuatu yang bernilai

Bertujuan dengan pemikiran yang berharga. Pemikiran boleh dinyatakan melalui gelombang bunyi dalam bentuk " kata ". Oleh kerana berkat "u" maka pemikiran " telah " melalui proses pemikiran dan refleksi, bukan asbun (asal bunyi). Dalam surat Lam, kerana ia mendapat pengaruh biji sukun, maka arah arah itu beralih kepada pembicara.

Dari sini kita dapat menafsirkan, Katakanlah (kepada diri anda) sesuatu yang bernilai dan telah melalui proses pemikiran yang matang, dialamatkan kepada "Dia" Tuhan yang pertama. Bingung ...?
Bagaimana jika lebih ringkas seperti ini:

Katakanlah (semuanya)   kali pertama kepada Tuhan

Kemudian sekarang, kita memikirkan diri kita sendiri, adakah kita semua telah memberitahu semuanya terlebih dahulu kepada Tuhan? Atau bahkan kepada Facebook, Twitter atau lain-lain?

Kembali kepada masalah kawan saya tadi. Maksud membaca surat al Ikhlash, selain membaca surat (dan mendapat pahala), niat lain adalah mengingatkan diri kita untuk mengingat Allah (zikrullah). Dengan membaca seratus kali, itu bermakna kita berkomunikasi ( mengemas kini ) kepada Allah sekurang-kurangnya seratus kali sehari, melaporkan dan menyerahkan semua urusan kita kepada-Nya. Dengan sentiasa mengemaskini kepada Allah, selain bersenang-senang, secara tidak langsung, kita sentiasa menjaga hubungan kita ( barisan ) kepada Allah sentiasa terbuka. Dengan jalan yang selalu terbuka kepada Tuhan, jika ada yang berlaku kepada kita, ia akan menjadi perniagaan Allah. Dan Insya Allah, surga adalah balasannya.

Tuhan cemburu, dan Allah akan cemburu jika kita menghitung Dia. Dengan cemburu, ia membuatkan kita melarikan diri dari perlindungan Allah.

Sekiranya kita menghitung Allah dalam apa jua cara, ia akan menjadikan Tuhan bahagia (bahagia) kepada kita. Tuhan akan sentiasa melindungi diri kita sendiri.Sentiasa jaga komunikasi itu, salah satu makna makna kata kusyu ' .

Segera log masuk ke Tuhan, jika anda tidak memilikinya, segera log masuk, dan sekali log masuk, terus log masuk, jangan log keluar. Percuma selama-lamanya.Salura adalah bebas tol. Banyak kemas kini, semakin besar titik. Banyak hadiah yang menunggu pada masa ini, semuanya akan terlepas. Hadiah Pintu ... kemudian pada akhirnya. Whew ... cool bro ...   Kemaskini seberapa banyak yang mungkin, selepas itu kemas kini yang lain. Al Ikhlash ayat dua, tiga dan empat, kita akan membincangkan pada masa-masa lain. Insyaallah


Wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalamu Alaikum Wr Wb

Iqra - اقرا - Bacalah

0 Comments

Iqra

Iqra - اقرا - Bacalah

assalamu alaikum

Saat Rasullulah SAW di gua Hiro, Malaikat datang seraya berkata: "Bacalah!" Beliau menjawab: Aku tidak bisa baca". Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan: Maka Malaikat itu memegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: "Bacalah!" Beliau menjawab: "Aku tidak bisa baca". Maka Malaikat itu memegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: "Bacalah!". Beliau menjawab: "Aku tidak bisa baca". Malaikat itu memegangku kembali dan memelukku untuk ketiga kalinya dengan sangat kuat lalu melepaskanku, dan berkata lagi: (Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah)." 

Cukilan hadits diatas, menceritakan kepada kita mengenai turunnya wahyu yang pertama kali diterima oleh Rasulullah SAW pada waktu di gua Hira. Dan itulah bahasan kita kali ini, yaitu kata Iqra. 



Kata iqra, secara umum ditafsirkan dengan arti "Bacalah". Untuk pendalaman kata tersebut, sebagai referensi mari kita lihat ulasan dari: Quraish Shihab pada Tafsir al Mishbah - Jilid 15 - halaman 392, berikut ulasan beliau: 

Kata ( اقرأ ) iqra' terambil dari kata kerja ( قرأ ) qara'a yang pada mulanya berarti menghimpun. Apabila anda merangkai huruf atau kata kemudian anda mengucapkan rangkaian tersebut maka anda telah menghimpunnya yakni membacanya. Dengan demikian, realisasi perintah tersebut tidak mengharuskan adanya suatu teks tertulis sebagai objek bacaaan, tidak pula harus diucapkan sehingga terdengar oleh orang lain. Karenanya, dalam kamus-kamus ditemukan aneka ragam arti dari kata tersebut. Antara lain: menyampaikan, menelaah, membaca, mendalami, meneliti, mengetahui ciri-ciri sesuatu dan sebagainya, yang ke semuanya bermuara pada arti menghimpun. 

Makna ( قر ) QR 

Sekarang saya akan kupas kata tersebut menurut makna hurufnya, dan tugas anda adalah mencocokkannya dengan buku "Mukjizat Huruf-huruf al Qur'an" yang telah anda baca. 

Kata Iqra berasal dari kelompok kata QR ( قر ). 




Huruf Q bermakna reflection, salah satu perluasan maknanya adalah pencerminan. Pada hukum pencerminan (cermin datar), objek dan bayangan adalah sama (simetris, equal, sama dengan, = ). Jadi huruf Q didalam kasus ini bisa diartikan persamaan. 



QR ( قر )
Persamaan Himpunan
(Aritmatika)
Pelaksanaan Himpunan



Makna ( اقرأ  ) IQRA 




IQRA ( اقرأ  )

Bacalah, Perhatikanlah, Ketahuilah, Pelajarilah, Laksanakanlah
(mengenai)
Keseimbangan - Persamaan - Keadilan


( اقرأ ) iqra' merupakan kata pertama, kata yang mengawali turunnya al Qur'an. Kitab al Qur'an adalah rahmatan lil 'alamin, rahmat ilmu pengetahuan, rahmat untuk semesta. Jadi ( اقرأ ) iqra' adalah landasan pertama untuk masuk kedalam al Qur'an. ( اقرأ ) iqra' adalah dasar pengembangan dari semua ilmu pengetahuan dan ( اقرأ ) iqra' adalah dasar untuk bisa mengerti alam semesta . ( اقرأ ) iqra' menjelaskan bahwa awal = akhir. Fitrah sesuatu adalah suci (baik), maka pada saat kembali kepadaNya, sebaiknya kita adalah kondisi fitrah kita (dalam keadaan suci) seperti kita dilahirkan.

Contoh beberapa ayat al Qur'an

Keseimbangan Semesta
  • Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Al Mulk:3

Keseimbangan dan Keadilan dalam Perbuatan (Qishaash)
  • Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. (An Nahl:126)
  • Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (al Baqarah 194)


Keseimbangan dalam Penghormatan
  • Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu. (An Nisaa:86)
Keseimbangan dan Keadilan
  • Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". ...... Al A'raf:29 
  • Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Al Maidah:8 
  • Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. An Nisaa:135

Awal =  akhir
  • Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. ..... An Nisaa:1 
  • Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, ..... Al An'am:94

Contoh beberapa Bidang Keilmuan

Math (Mathematika): 

  • Algebra
  • Trigonometry
  • Geometry
  • Vectors
  • Linear Algebra
  • Logarithms
  • Exponen
  • Calculus
  • Differential Equations
Physics (Fisika)
  • Light and Vision
  • Electricity and Magnetism
  • Mechanics
  • Sound 
  • Relativity
  • Astrophysics 
  • Heat and Thermodynamics 
  • Solid State
  • Nuclear Physics
  • Quantum Physics
Chemistry 
  • Atoms and Elements
  • Chemical Reactions
  • Energy of reactions
Biology
Perdagangan - Akutansi, Management, RoI

Seluruh sektor ilmu pengetahuan tidak akan lepas dari theory persamaan. Dengan adanya theory persamaan berkembanglah ilmu-ilmu yang lebih hebat sejalan dengan perkembangan waktu. Semoga hal ini membuat kita tersadar,

Kuasailah ilmu persamaan, maka dunia akan dalam genggamanmu. 
Amalkanlah al Qur'an dengan sebenarnya, maka semesta akan tunduk kepadamu

billahi taufiq wal hidayah
wassalamau alaikum

(قمر) Qomar - Bulan

0 Comments

(قمر) Qomar - Bulan

Assalamu alaikum 

hanya pergi betul ... 
kenapa kenapa di dalam Al-Qur'an, bulan dipanggil Qomar 
atau, 
mengapa qomar ditafsirkan oleh bulan. 
baik loo ... 

Ini adalah kelezatan Al-Qur'an, dengan mengetahui makna setiap hijaiyah huruf, semua kata dalam Al-Quran dapat dijelaskan.



Maksudnya 1




Jadi (قمر) al Qomar, sesuatu yang mencerminkan sinar matahari dalam putarannya.
Sekarang, dengan kemajuan teknologi, (selepas 1600 tahun kemerosotan Al-Qur'an) akhirnya kita dapat memahami, bahawa cahaya bulan berasal dari mencerminkan sinar matahari

Makna 2




Apakah yang dimaksudkan oleh bulan?
Berikut adalah refleksi atau perihalan bulan dalam setiap pusingan


dari refleksi kita kembali kepada makna qomar lain


Ternyata, dengan refleksi di atas, kita dapat memperoleh kepastian tentang masa berdasarkan putaran bulan. Kepastian masa berdasarkan putaran bulan dipanggil kalendar kalendar qomariyah atau Moon Phase


Dia adalah yang membuat matahari bersinar dan bulan bersinar
Dan Dia menetapkan manzilah untuk perjalanan bulan itu,
supaya anda tahu bilangan tahun dan pengiraan (masa) .
Tuhan tidak menciptakan perkara seperti itu tetapi dengan hak-haknya.
Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada mereka yang tahu.
(Yunus: 5)

Dan Kami telah tetapkan untuk bulan Manzilah Manzilah,
jadi (selepas dia tiba di manzilah yang terakhir)
Kembalikan dia sebagai tandan lama.
(Yaa Siin: 39)


Makna 3



Apa yang perlu dipikirkan? mengapa perkataan ini memberi arahan kepada kita untuk merenung?
  • Ambil perhatian, mengapa kita hanya dapat melihat satu sisi bulan di bumi ini (Berdekatan Sisi Bulan) dan tidak pernah melihat bahagian lain (Sisi Jauh / Sisi Gelap)?
Berhampiran sisi bulan
Far Side / Dark Side of Moon
  • Kemudian bermeditasi, bulan mengelilingi (ر) bumi, bulan dan bumi (ر) bersama-sama mengelilingi matahari. Dalam pemikiran yang mudah, kita sepatutnya dapat melihat kedua-dua belah bulan secara bergantian dari bumi, tetapi ini tidak pernah berlaku. Seolah-olah bulan terbahagi kepada dua bahagian dan kita hanya boleh melihat satu hemisfera.

اقتربت الساعة وانشق القمر
Ia telah dekat masa itu dan telah berpecah di bulan.
Al Qamar: 1

  • Ini adalah mukjizat yang sebenar, tetapi kita tidak pernah melihatnya, walaupun jelas di hadapan mata kita. Dan kini fikirkan, bagaimana keadaannya?



Matahari dan bulan (beredar) mengikut pengiraan
(Ar Rahmaan: 5 )

Makna 04



Sekiranya anda telah mempelajari makna 3, tentang spin bulan terhadap bumi, maka terdapat lebih banyak soalan,
  • Bagaimanakah pusingan bulan berubah secara berkala, kadang kala 30 hari, kadang kala 29 hari, walaupun pusingan ini berkaitan dengan putaran bumi juga?
  • Dengan hanya kehilangan 1 saat sehari, maka kami akan dapat melihat satu bahagian lain bulan ini. Tetapi ini tidak pernah berlaku. Ketepatan yang telah ditetapkan.
  • Bagaimana jika putaran bumi terlepas satu saat? Begitu juga, semuanya akan sangat mengerikan. Panas dan sejuk yang tidak terkawal. Penyeksaan sangat dahsyat. Tiada pencipta yang dapat bertahan di dalamnya.


فبأي آلاء ربكما تكذبان
Jadi, yang manakah anda berkahwin?

billahi taufiq wal hidayah
salam

Luqman ( لقمن )

0 Comments

Luqman ( لقمن )

Assalamu alaikum

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, 
yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah".
(Luqman:12)

Ayat diatas adalah merupakan potongan dari Surat Luqman ayat 12. Menurut banyak cerita, Luqman adalah seorang abdi (budak), seseorang yang tidak mempunyai apa-apa, bahkan terhadap dirinyapun sendiri dia tidak mempunyai hak sama sekali. Jika memang seperti demikian. lalu apakah yang disyukurinya? Hikmah apakah yang diberikan Allah kepadanya, sehingga namanya diabadikan didalam al Qur'an, dan sebagai nama surat pula.


Riwayat Luqman*


Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dia telah berkata: Rasullullah s.a.w. pernah bersabda:
“Adakah engkau semua tahu siapakah dia Luqman? “Mereka pun menjawab: “Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih tahu.” Baginda bersabda: “Dia adalah seorang Habsyi.” 
Pendapat yang mengatakan dia adalah seorang habsyi, adalah dari lbnu Abbas dan Mujahid

Ibnu Qutaibah berkata: “Luqman adalah seorang hamba Habsyi kepada seorang lelaki dari kalangan bani Israil. Kemudian beliau dibebaskan dan diberikannya harta.” Orang juga berselisih pendapat, adakah beliau seorang yang merdeka atau seorang hamba ? Kebanyakan pihak mengatakan beliau adalah seorang hamba Habsyi” Dipetik dari Ibnu ‘Abbas katanya: “Luqman bukanlah seorang nabi mahu pun raja tetapi beliau hanyalah seorang pengembala ternakan yang berkulit hitam. Lalu Allah telah memerdekakannya dan sesungguhnya Dia redha dengan segala kata-kata dan wasiat Luqman. Maka kerana itu, kisah ini diceritakan di dalam AI-Qur’an agar kita semua dapat mengambil pedoman dan berpegang dengan wasiat-wasiatnya.” Juga diriwayatkan bahawa Luqman itu seorang hamba bangsa Habsyi, kerjanya sebagai tukang kayu, tukang jahit dan seorang penggembala kambing. Ada juga diriwayatkan bahawa Luqman berasal dari Sudan/Mesir, berkulit hitam, bibirnya tebal dan kulit kakinya pula retak-retak. 

*(berbagai sumber dari internet)

Makna 01




Luqman adalah seorang budak, tetapi dia dianugerahi kemampuan berpikir yang baik oleh Allah. Kemampuan berfikir, bahwa sesuatu pasti ada ketentuannya, bahwa sesuatu pasti ada kebaikannya dan bahwa sesuatu pasti ada hikmahnya. 

Luqman ditaqdirkan oleh Allah untuk menjadi seorang budak, Dia berfikir dan merenung, kenapa Allah menjadikannya seorang budak didunia ini? Bagi kebanyakan orang, ditaqdirkan menjadi budak adalah mimpi buruk, Jangankan menjadi budak, dengan sedikit kekurangan harta benda saja, kita sudah merasa terhina, lupa bersyukur terhadap kebaikan lainnya yang telah diberikan Allah kepada kita, menyesali hal tersebut, dan malah menjadi penentang Allah, karena tidak terima dengan kondisi tersebut

Luqman berfikir posistif, apa hikmah dibalik semua ini, kenapa Allah menjadikannya seorang budak. Akhirnya Luqmanpun menyadari, dengan kondisinyanya yang sebagai budak, Allah hendak mengajarinya, bagaimana berlaku dan bersikap sebagai budak yang baik dihadapan tuannya, sehingga dia bisa memahami bagaimana berlaku dan bersikap sebagai budak yang baik dihadapan Allah. Dengan pemahaman tersebut dia merasa bersyukur dan ridha terhadap apa yang berikan Allah kepadanya, Sehingga Allah pun ridha terhadapnya. 

Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha 
dengan apa yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, 
dan berkata:
 "Cukuplah Allah bagi kami, 
Allah akan memberikan sebagian dari karunia-Nya 
dan demikian (pula) Rasul-Nya, 
sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah," 
(tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka). 
(At Taubah:59) 


Allah berfirman:
 "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat 
bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. 
Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; 
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; 
Allah ridha terhadapnya. 
Itulah keberuntungan yang paling besar". 
Al (Maidah:119)


Makna 02



Nama "Luqman" ditujukan kepada siapa saja yang mempunyai pemikiran yang baik. Pemikiran atas siapa dan apa saja dihubungkan terhadap segala sesuatu ketentuaan Allah terhadap sesuatu, dan dia bisa merefleksikan (mengaplikasikan) pemikiran tersebut didalam kehidupannya sehari-hari

Pemikiran sesungguhnya bahwa, menurut ketentuannya segala sesuatu itu adalah milik Allah. Menurut ketentuannya kita semua adalah budak Allah, dan sebagai budak seharusnya kita selalu berpikir, bagaimana semua tindakan kita bisa menyenangkan Allah selaku tuan kita.


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia 
melainkan supaya mereka 
mengabdi kepada-Ku.
(Adz Dzaariyaat:56)


Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), 
maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; 
dan barangsiapa yang tidak bersyukur, 
maka sesungguhnya 
Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
(Luqman:12)


billahi taufiq wal hidayah
wassalamu alaikum

 
back to top